Kenali Metode Operasi Abses Payudara



Identifikasi Metode Operasi Penyerapan Payudara Abses payudara adalah kantung atau benjolan pada payudara yang berisi nanah. Operasi abses payudara bertujuan untuk mengeluarkan nanah dan meredakan gejala yang timbul.


Abses bisa terbentuk di payudara tempat kata main disini. Namun, dalam banyak kasus, abses lebih sering muncul di bawah puting. Kondisi ini disebut abses subareola.


Abses payudara dapat dikenali dari tanda-tanda berupa payudara yang mengalami kemerahan, bengkak, dan nyeri. Abses payudara juga sering disertai demam dan keluarnya nanah dari puting susu.


Abses payudara paling sering terjadi pada ibu menyusui. Meski tidak jarang kondisi ini dialami oleh pria. Biasanya abses payudara pada pria disebabkan oleh infeksi bakteri pada payudara.


Pengobatan abses payudara dengan pembedahan bertujuan untuk mengeluarkan nanah dari abses serta meredakan gejala yang muncul. Ada berbagai jenis operasi yang bisa dilakukan dokter untuk mengatasi abses payudara.


Untuk menentukan jenis pembedahan yang tepat, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan yang meliputi pemeriksaan gejala, riwayat kesehatan, USG payudara, dan biopsi.


Jenis Operasi Abses Payudara


membidik artikel utama di bulan november Berikut beberapa jenis operasi yang bisa dilakukan dokter untuk mengatasi abses payudara:


1. Menghirup nanah dengan jarum (jarum aspirasi)

Aspirasi jarum umumnya digunakan untuk mengobati abses yang berukuran kecil (kurang dari 3 sentimeter). Dalam prosesnya, dokter akan mengeluarkan cairan dan nanah dari abses dengan jarum suntik. Prosedur ini dapat dilakukan dengan atau tanpa panduan ultrasound.


Keuntungan dari aspirasi jarum adalah waktu penyembuhan luka lebih cepat dan kosmetik lebih baik. Namun abses yang diobati dengan metode ini memiliki potensi kambuh yang cukup tinggi, yakni hingga 59%.


2. Pemasangan kateter


Untuk abses payudara dengan diameter lebih dari 3 sentimeter, pengobatan bisa dilakukan dengan pemasangan kateter. Metode ini menggunakan interval kecil khusus yang dimasukkan ke dalam abses untuk mengeluarkan nanah.


Kerugian dari pemasangan kateter adalah nanah sulit dihilangkan jika teksturnya terlalu kental. Selain itu, pada kasus abses payudara dalam jumlah besar, nanah seringkali tertinggal setelah tindakan.


3. Biopsi payudara berbantuan vakum (VABB)

VABB biasanya digunakan untuk menegakkan diagnosis medis kanker payudara. Namun cara ini juga bisa digunakan untuk menghilangkan nanah pada abses payudara.


VABB dilakukan dengan anestesi lokal. Setelah anestesi diberikan, dokter akan membuat sayatan kecil berukuran 5 mm pada kulit payudara dengan panduan USG. Selanjutnya nanah pada abses akan dihisap dengan alat vakum khusus.


Metode VABB memiliki beberapa keunggulan yaitu dapat menyedot nanah yang kental dan tidak dapat dikeluarkan dengan aspirasi jarum biasa serta dapat membersihkan banyak kantung nanah yang sulit dikeluarkan dengan kateter.


4. Insisi dan drainase terbuka

Operasi bedah terbuka dengan metode sayatan (insisi) dan nanah (drainase) digunakan untuk mengobati abses payudara yang berukuran besar, yaitu lebih dari 5 sentimeter, dalam jumlah besar, kondisinya parah dan berlangsung lama, atau bila metode lain gagal mengatasi abses payudara.


Abses yang diobati dengan prosedur bedah terbuka ini cenderung tidak kambuh. Pasalnya, selain mengeluarkan nanah pada abses, cara ini juga bisa digunakan untuk membersihkan jaringan payudara yang mati.


Kerugian dari sayatan dan drainase terbuka adalah proses penyembuhannya lebih lama, membutuhkan penggantian perban secara teratur, dan kurang memuaskan secara kosmetik.


Komplikasi Operasi Abses Payudara


Setiap operasi abses payudara dapat menyebabkan komplikasi yang berbeda. Misalnya pada metode aspirasi jarum dan pemasangan kateter, masih ada kemungkinan abses untuk kambuh.


Untuk metode vakum, terdapat risiko terjadinya pendarahan dan penumpukan darah di payudara. Sedangkan pada metode sayatan dan drainase terbuka, ada risiko puting susu tertarik ke dalam dan timbul rasa nyeri.


Oleh karena itu, jika setelah menjalani operasi pembesaran payudara Anda kembali mengalami tanda-tanda abses payudara, payudara terasa tidak nyaman, atau nyeri, segera periksakan ke dokter agar dapat segera ditangani.

Mga sikat na post sa blog na ito

The New York Times first reported the news of the show’s cancellation.

Manfaat Lain Vaksin BCG Selain Cegah Infeksi TB

vegetations have actually been actually utilized